oleh

Joncik,Kesal Begal kembali terjadi.

BUPATI : Sambutan Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad saat acara Rapat Koordinasi Kamtibmas .

EMPAT LAWANG,iniberita.co.id – Bupati Empat Lawang menggelar Rapat koordinasi tentang kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, di Aula Kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Empat Lawang ,Selasa (12/6)

Dalam rapat yang dihadiri Kapolres Empat Lawang , Danramil 0405 ,Kajari serta seluruh Pejabat di Lingkungan Pemerintahan Kabupapaten Empat Lawang Tersebut Bupati H Joncik Muhammad mengatakan, Rapat tersebut bertujuan untuk kembali mengingatkan tentang pentingnya menjaga keamanan, mulai di tingkat desa sampai kabupaten karena dirinya menilai Keamanan di Empat Lawang saat ini sudah kembali menghawatirkan

“Ini merupakan acara yang sangat penting, karena dibulan ke sembilan dimasa kepemimpinan saya ini kembali terjadi pembegalan dan perampokan yang pada awal kepemimpinan saya sudah berkurang,”katanya

Dikatakannya, Pasca Pemilu kemarin ada beberapa kecamatan yang kembali rawan terjadi perampokan, penodongan dan pembegalan yang terjadi menimpa masyarakat diberbagai kecamatan tersebut

“Saya merasa tertampar dengan kejadian penodongan yang masih saja terjadi bahkan kemarin Aparat yang di Todong, dan ternyata Pelakunya ialah anak tim sukses namun saya perintahkan pihak kepolisian jangan ragu Tembak ditempat,dan kecamatan yang paling sering terjadi begal tersebut ialah di Kecamatan Lintang Kanan, Sikap Dalam ,Ulu Musi dan Pendopo, “ucapnya.

Sedangkan Lanjut Joncik,pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan Penanda tanganan Fakta Integritas tentang kemananan yaitu larangan Pesta Malam dan Motor Bodong

“Saya minta kepada Kasat Pol PP untuk segera membuat Surat Kerja (SK) Pol Pp desa agar desa tersebut bisa aman, dan juga nanti kita akan buatkan payung hukum untuk TNI – POLRI saya sudah perintahkan Sekda agar nanti kita bisa melakukan operasi besar besaran jika perlu nanti motor bodong hasil razia akan kita bakar,”tuturnya.

Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat apabila terjadi penodongan ataupun pembegalan di daerah nya jangan takut untuk melapor ke Polisi, sedangkan bagi kades yang didesanya masih terjadi praktek sistem tebus itu akan ditindak tegas bahkan sampai di pecat

“Saya minta masyarakat jangan takut untuk melaporkan setiap kejadian, dan kepada pihak kepolisian juga agar segera mungkin menindak lanjuti apabila terdapat laporan dari masyarakat, serta juga peran kades dan camat yang megetahui situasi wilayah tersebut juga harus aktif saya tidak segan untuk menonaktifkan Kades bahkan melakukan pemecatan,”cetusnya. (Andika)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *