oleh

Kemiskinan Di Bumi Sedulang Setudung Tahun 2020 Menurun

BANYUASIN, iniberita.co.id — Angka orang miskin di Bumi Sedulang Setudung mengalami penurunan 0,16 persen. Angka itu dalam periode 2019-2020 dimasa kepemimpinan H Askolani dan H Slamet Somosentono sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin.

 

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuasin, Edi Subeno, dirinya menjelaskan bahwa jumlah penduduk miskin di Kabupaten Banyuasin tahun 2020 mencapai 96.270 orang atau sebesar 11,17 persen dari total penduduk. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada tahun 2019 sebesar 96.550 orang atau 11,33 persen maka terjadinya penurunan angka penduduk miskin.

 

Dijelaskan Edi, pengukuran angka kemiskinan di BPS berbeda dengan Dinas sosial. Dinas Sosial pengukurannya bersifat relatif, sedangkan BPS menggunakan angka kemiskinan absolut. Artinya BPS punya kriteria tertentu tentang garis kemiskinan.

 

Misalnya lanjut Edi, garis kemiskinan dirupiahkan Rp 400 ribu per kepala maka yang dibawah Rp 400 ribu masuk dalam garis kemiskinan. jika Kepala Keluarga (KK) punya punya 4 anggota keluarga penghasilanya Rp 1,4 Juta perbulan, maka itu pas garis kemiskinan namun diatas angka tersebut misalnya Rp 1,6 berarti di atas itu diluar penduduk miskin, terangnya.

 

Artinya sambung Edi, meskipun pada tahun 2020 Kabupaten Banyuasin juga terdampak pandemi Covid-19, namun hal tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap terhadap masyarakat miskin Banyuasin.

 

Penurunan angka kemiskinan ini terjadi karena masyarakat Banyuasin tidak mau menganggur dan pengen memenuhi keutuhan hidup. Hal ini terlihat Produksi Padi meningkat yang artinya pertanian dan perkebunan masih eksis dan banyak masyarakat ingin meningkatkan pendapatan.

 

Lanjutnya, dampak itu tidak signifikan, kalau kita jalan-jalan ke petani – petani mereka tidak berdampak dengan Covid-19 karena petani masih melaksanakan aktivitas walaupun Covid-19. Sementara yang terdampak signifikan itu seperti perhotelan, kuliner serta kegiatan yang berkaitan dengan sarana dan prasarana, tukasnya. (ran)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *