Pandawa Nusantara Sumsel ; Cukuplah Corona Mengancam Bangsa Jangan Lagi Rasisme

PALEMBANG, iniberita.co.id — Terkait issue SARA dalam hal ujaran kebencian yang marak belum lama ini, DPD Pandawa Nusantara Sumatera Selatan (SUMSEL), Jhon Kenedy SY, mendukung Langkah yang Dilakukan oleh ketua Umum DPP Pandawa Nusantara yang melaporkan Saudara Edy Mulyadi yang Menghina Saudara kita Di Kalimantan.

 

Pasalnya, celoteh Edy Mulyadi yang dianggap rasis, DPD Pandawa (Persaudaraan Aktifis dan Warga) Sumsel angkat Suara terkait penghinaan terhadap keluarga besar kita yang ada di Kalimantan Timur.

“Kemarin Kisruh Arteria Dahlan dengan SUNDA, sekarang Kalimantan, kami mewakili DPD Pandawa Nusantara Sumsel sangat menyayangkan terhadap Saudara Edy Mulyadi dengan menyebut Masyarakat Kalimantan kuntilanak, Genderuwo, dan monyet”.

Oleh sebab itu, DPD Pandawa Sumsel mendukung penuh langkah yang diambil DPP Pandawa Nusantara yang sudah melaporkan kasus ini ke Mabes Polri.

Kami dari Pandawa Nusantara Sumsel mendukung penuh DPP Pandawa Nusantara dalam melakukan pelaporan pada hari kemarin selasa Tanggal 25 Januari 2022 pada pukul 15 : 03 WIB ke Bareskrim Mabes Polri,” kata Jhon.

Dan saya tidak menyangka seorang tokoh nasional seperti Edy Mulyadi, Mengeluarkan bahasa yang tidak mencerminkan Nilai kebhinekaan Sebagai simbol pemersatu Bangsa dan malah akan membuat kekacauan di Tanah Kalimantan.

“kalau bahasa seorang tokoh yang sudah menjadi cerminan orang banyak seharusnya tidak mengeluarkan bahasa – bahasa bernilai Rasis serta tidak menutup kemungkinan akan memicu Perpecahan Ras Kultur dan lain-lain nya,” ungkapnya.

Ditambahkan Jhon, DPD Pandawa Sumsel berharap agar semua stakeholder di negara kesatuan republik Indonesia ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Bhineka tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa.

“Cukuplah negeri ini terpecah belah dan Mengancam Bangsa oleh Corona Virues, Jangan sampai Rasisme juga merongrong Persatuan dan kesatuan bangsa ini,” tutupnya. (key)

Komentar